PPKM Diperpanjang, Begini Cara Pemeriksaan Mobil di Rumah secara Mandiri!

Pemerintah baru saja memperpanjang masa PPKM hingga tanggal 9 Agustus, sehingga lebih banyak orang yang akan beraktivitas dari rumah. Alhasil, mobil pun menjadi lebih sering terparkir di garasi. Walaupun jarang digunakan, namun Anda juga perlu tetap merawat mobil kesayangan dengan melakukan pemeriksaan secara mandiri.

Komponen mobil apa saja yang wajib di periksa dan bagaimana cara melakukannya? Simak tips berikut!

1.) Air Radiator

Air Radiator menjadi salah satu komponen yang wajib di periksa, karena air radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tetap optimal dan mencegah terjadinya overheat.

Volume Air radiator pada mobil harus dipastikan selalu dalam kondisi terjaga antara level maksimum dan minimum dengan cara memeriksa level air radiator di tabung reservoir, jika kurang tambahkan melalui tabung reservoir tersebut dan pengisian jangan sampai melebihi batas maksimum.

Selain itu, periksa kondisi radiator, dan selang-selang radiator, pastikan tidak ada kebocoran pada area radiator dan selang-selangnya. Jika ditemukan kebocoran segera hubungi dealer terdekat untuk perbaikan lebih lanjut.


2.) Oli Mesin

Oli mesin berperan penting terhadap performa kerja mesin, untuk itu harus dilakukan pemeriksaan secara rutin dan penggantian sesuai jadwal perawatan berkala. 

Untuk memeriksa kondisi oli mesin, parkirkan kendaraan di permukaan yang rata kemudian hidupkan mesin. Tahan putaran mesin pada 3.000 rpm tanpa beban (Posisi N) hingga kipas radiator bekerja, kemudian matikan mesin dan tunggu 3 menit.

Setelah itu keluarkan stik oli (oil dipstick) dari wadahnya dan periksa level ketinggian oli di ujung stik oli. Pastikan oli mesin berada diantara batas bawah dan atas, tambahkan oli mesin jika terdapat sedikit kekurangan, namun jika level oli mesin kurang dari batas bawah segera hubungi dealer untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Perhatikan juga warna dari oli mesin, yang masih bagus memiliki warna kecoklatan, sedangkan oli mesin yang sudah lama digunakan cenderung berwarna hitam pekat. Gunakan oli genuine dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Selalu lakukan penggantian oli mesin di dealer resmi.


3.) Ban Mobil

Keempat ban mobil beserta ban cadangan juga harus tetap diperhatikan kondisinya. Pastikan  permukaannya tidak gundul, tidak ada yang retak atau pun benjol Dan juga periksa apakah ada benda asing yang menempel di ban seperti paku, dll.

Selain itu, Tread Wear Indicator (TWI) berupa symbol segitiga di dinding ban atau indikator lain berupa permukaan yang timbul dalam posisi sejajar di dalam alur ban juga harus diperhatikan. Apabila permukaan ban sudah sejajar ketebalannya dengan garis TWI, berarti ban sudah menipis dan harus dilakukan penggantian.  

Kemudian, tekanan angin juga harus sering diperiksa agar sesuai dengan standar tekanan angin ban yang dapat Anda lihat pada label indikator tekanan ban di sisi bagian dalam pintu pengemudi. Untuk memastikan secara akurat kondisi tekanan angin ban dapat menggunakan tire pressure indicator yang saat ini sudah banyak dijual bebas.


4.) Wiper

Selanjutnya adalah pemeriksaan kondisi wiper mobil. Pemilik mobil dapat memastikan permukaan karet wiper dalam kondisi tidak retak, sobek dan masih mampu membersihkan kaca mobil secara optimal. Disarankan untuk segera mengganti jika sudah rusak karena dapat menyebabkan kerusakan pada kaca.

Tidak hanya itu, semprotan air wiper juga perlu diperhatikan. Tambahkan air wiper jika kurang dengan air bersih. Bersihkan juga nozzle wiper (lubang penyemprot air) dari kotoran yang dapat menyumbat sehingga Anda dapat berkendara dengan nyaman dan aman dalam cuaca apapun.


5.) Rutin Panaskan Mobil

Hal lainnya yang perlu dilakukan saat mobil lama tidak digunakan adalah dengan rutin memanaskan mobil, minimal 1x seminggu. Dengan cara menghidupkan mesin dan pertahankan putaran mesin pada 3.000 rpm tanpa beban (Posisi N) hingga kipas radiator bekerja.

Memanaskan mobil harus rutin dilakukan, karena hal ini bertujuan untuk menjaga batere tetap terisi penuh, serta melumasi bagian internal mesin dan transmisi karena pelumasan bersirkulasi. Selain itu, akan lebih baik apabila mobil juga dapat dijalankan untuk memastikan fungsi sistem pengereman dan menghindari flat spot pada ban. 

Yuk rutin lakukan perawatan mobil dirumah agar kondisinya tetap prima!

Documents

SHARE: